Accel Anti-Hero Paling Lovable Review Anime Toaru Kagaku no Accelerator

Mengingat Anime ini hanya mengadaptasi satu arc saja dalam 12 Episode, Pacing di TKNA tidak terlalu tergesa – gesa dan plot berkembang secara bertahap.

Hal inilah yang membuatnya berbeda dengan adaptasi anime induknya, “Toaru Majutsu no Index” yang kadang mengadaptasi satu arc panjang menjadi 2 atau 3 episode saja, sehingga terkesan rushed. Dan sekali lagi membuat pernyataan “Adaptasi Spin-Off Toaru selalu lebih baik dari Mainline-nya” semakin masuk akal.

Untuk First Half dari Anime ini sepertinya cukup medioker, karena menurut saya pribadi, D.A tidak terlalu mengesankan dan hampir tidak sebanding dengan Accelerator. (walau saya sendiri masih menikmatinya ketika Accel menghajar mereka dengan membabi buta, lol)

Keseruan baru terjadi di Second Half, ketika plot twist mulai bermekaran dimana mana dan beberapa dari mereka ada yang predictable, ada juga yang tidak terduga/unexpected.

Penokohan:

Siapa yang tidak suka dengan Accelerator? Anti-Hero bekas Villain dengan sifat bengis dan sadis namun memiliki tujuan yang baik? Apalagi dia yang menjadi tokoh utama dalam Spin-off Kali ini.

Accelerator di TKNA sama sangarnya dengan kemunculannya di Railgun maupun di Index, ia tetap likeable dan bahkan sosoknya berhasil mendapat peringkat pertama dalam voting mingguan “Top Male Character” versi anitrendz selama 6 Minggu berturut – turut

Selain Accelerator, Ada juga Karakter lain yang sudah tidak asing lagi bila kalian mengikuti Toaru series. Sebut saja Last Order yang imut, ataupun Sister Misaka dengan segala ke-awkward-annya. Ada juga Yomikawa yang bertugas sebagai seorang Anti-Skill.

Karakter Baru yang menjadi Main Heroine di Anime ini, Esther Rosenthal juga mendapat penokohan yang bagus, dengan sifatnya yang kikuk dan mengagumi Accelerator. Begitu juga Houtou yang kerap memanggilnya dengan sebutan “Adonai”.

Poin Minus mungkin hanya di bagian Penokohan Hishigata. Entah dia memang didesain sedemikian rupa atau memang terjadi kesalahan ketika membuat wataknya. Bila ditelaah secara harfiah, dia hanya seorang Kakak yang sangat menyayangi adiknya (seperti yang terpampang di Flashback). Namun dia sendiri agak terkesan twisted dan mudah dimanipulasi oleh adiknya, yang saat itu sedang dirasuki oleh Isaac Rosenthal.

Skoring Musik:

Pertama kalinya dalam sejarah, Anime Toaru series memiliki Opening Theme yang dinyanyikan oleh seorang laki – laki. Dan menurut saya pribadi Openingnya enak dan matching dengan Vibes Toaru (Karena nuansa elektronik-nya).

Untuk Ending juga sama, walaupun lebih slow, namun tetap sukses membuat saya histeris ketika memasuki bagian chorus.

Dan untuk soundtrack/insert theme, saya rasa cukup matching, karena sekali lagi, untuk mengiringi Penokohan seorang Accelerator yang sadis dan kuat, dibutuhkan insert theme yang cocok juga. Dan hal itu sukses dieksekusi dengan baik.

Visual Animasi:

Untuk Visual jujur saja, TKNA terlihat lebih bening ketimbang Anime Toaru lainnya. Walaupun memiliki perbedaan artstyle dengan Index ataupun Railgun, Desain si Accelerator sendiri kelihatan lebih rapi ketimbang desainnya di Index.

Kendati demikian, untuk urusan Animasi, TKNA masih berada di kisaran medioker (lebih bagus sedikit ketimbang Index III.) Tidak sebaik Railgun S maupun Index II. Ada beberapa Adegan Action yang awkward disertai Bad CGI. Walau sebagian besar masih enjoyable Dan tetap membuat Histeris ketika melihat Accelerator menghajar Musuhnya.

Kesimpulan:

Untuk kalian yang tidak terlalu suka dengan Index karena bacotannya yang terlalu panjang lebar, atau Railgun karena pace-nya yang terlalu nyantai, Toaru Kagaku no Accelerator akan memanjakan anda dengan Aksi Badass Accelerator.

Selain itu, dengan Pacing-nya yang solid dan Visual maupun animasi yang enjoyable, TKNA sangat direkomendasikan bagi kalian fans toaru yang memang sedang mencari angin segar paska Index III, atau kalian yang hanya ingin melihat aksi Accelerator menghabisi musuhnya secara brutal.

Overral Rating: 8/10 https://www.teambatch.me/