Proses Panjang Menentukan dan Mencari Sumber Mata Air Sumur Bor

Webloti.org – Masyarakat acapkali mengalami kegagalan ketika akan membuat sumur bor maupun sumur pompa. Padahal, dalam pembuatannya mereka sudah menggali dan memasukkan pompa ke dalam tanah hingga 30 meter lebih. Kegagalan tersebut dikarenakan ketidaktahuan perihal karakter tanah dan zona tanah. Kami rasa hal tersebut patut dimaklumi karena di daerah dataran tinggi memang lebih sulit menemukan air tanah. Namun Anda tidak perlu gundah menanggap masalah tersebut karena kami sudah menuliskan artikel tentang cara mencari sumber mata air sumur bor.

Perlu diketahui jika karakteristik kedap air (permeable) akan sulit dijumpai air tanah, tepatnya air tanah yang ditemukan melalui penggalian sumur biasa. Apabila Anda ingin menemukan lapisan air tanah (akuifer) di bawah lapisan kedap air dan bisa menembus lapisan kedap air, cara terbaiknya adalah pengeboran. Akan tetapi, metode pengeboran bukanlah cara efektif apabila kondisi tanah seperti itu. Agar air tanah bisa mudah ditemukan tanpa perlu melakukan penggalian terlebih dahulu, cara mencari sumber mata air sumur bor adalah mengetahui zonasi air tanah.

Pada dasarnya, air tanah akan mudah ditentukan di daerah luahan (discharge zone). Wilayah luahan merupakan daerah sebagai penampungan air, dan air tersebut reaktif  sehingga diam di tempat. Di daerah tersebut, acapkali ada mata air, tetapi di daerah resapan air tidak dijumpai air tanah.  Jika diperhatikan baik-baik, peresapan air tanah dimulai sewaktu hujan turun dan jatuh ke tanah yang mempunyai kemampuan menyerap.

Daerah dengan tingkatan penyerapan air terbaik disebut sebagai recharge zone atau sebagai tempat air hujan masuk ke tanah melalui bantuan gravitasi Bumi. Air hujan tersebut masuk melalui celah bebatuan, pori-pori tanah, maupun rekahan di bebatuan. Selanjutnya proses penyerapan terakumulasi di titik kedap air. Di titik tersebut, air tidak mampu menembus ke bawah karena sudah tidak ada rekahan atau pori-pori sebagai jalan masuk. Banyaknya air yang terkumpul, maka arena dalam tanah disebut dengan zona jenuh air (saturated zone).

Sebagai contoh di beberapa daerah, misalnya kawasan padat penduduk (perumahan/kota) maupun kawasan industri, air tanah tereksploitasi secara berlebihan. Hampir setiap jam, dari pagi hingga pagi lagi, masyarakat mengambir lair tanah melalui pompa listrik. Melihat intensitas penggunaannya, maka daerah tersebut perlahan-lahan akan kehilangan air dan mengering. Selain kekeringan, eksploitasi terhadap air bisa menyebabkan penurunan muka tanah, seperti di kawasan ibu kota. Dengan demikian tanah akan ambles beberama cem ke bawah, sehingga kota yang dekat dengan garis pantai rawan rob.

sumber mata air sumur bor

Baca juga: Tukang Sumur Bor Makassar

Sebenarnya daerah resapan air adalah tempat masuknya air ke dalam zona jenuh. Selanjutnya, air membentuk garis kasat mata atau muka air tanah. Acapkali cara menentukan luahan air adalah melihat tekanan air berlawanan dengan daerah luahan. Daerah tersebut nantinya akan mengalami kenaikan tekanan.

Melalui penjelasan ini setidaknya Anda bisa menyimpulkan bahwa dalam menentukan lokasi sumber mata air sumur bor tidak semudah yang dibayangkan. Diperlukan ketelitian antara daerah resapan, luahan, hingga menentukan tingkat kepadatan penduduk.