Orang yang Beresiko Terkena Meningitis

  • Remaja-dewasa, usia 15—24 tahun. Mereka rentan terserang penyakit ini akibat pola hidup yang tidak sehat, seperti merokok, melakukan perjalanan ke luar negeri (seperti Afrika), Lingkungan penuh asap rokok, dan lainnya.
  • Manula, usia 55 tahun ke atas, rentan terserang meningitis karena daya tahan tubuh yang menurun ditambah munculnya beragam penyakit degeneratif yang membuat tubuh tidak 100% fit.

Bagaimana mencegah agar tidak terkena penyakit meningitis

Pencegahan akan jauh lebih baik dari pengobatan. Ini pun berlaku untuk meningitis. Berikut cara-cara pencegahannya:

  • Biasakan mencuci tangan hingga bersih dengan menggunakan sabun antiseptik sehabis beraktivitas, sebelum makan, bermain dengan hewan peliharaan, memegang bendabenda yang umumnya telah dipegang banyak orang seperti uang, handel pintu pertokoan, dan setelah menggunakan kamar mandi. Kebiasaan ini sangat penting terutama untuk mencegah penularan virus atau bakteri yang belum ada vaksinnya. Bakteri dan virus meningitis bisa dibasmi dengan mencucui tangan.
  • Sangat baik jika daya tahan tubuh anak ditingkatkan dengan imunisasi. Umumnya, imunisasi akan menstimulasi tubuh anak untuk membentuk pertahanan terhadap kuman penyebab meningitis. Misalnya, pemberian vaksin Haemophilus infl uenzae type b (Hib) yang diberikan pada usia 2 bulan, 4 bulan, 9 bulan, kemudian diulangi di usia 15—18 bulan. Vaksin Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV7) diberikan ketika bayi berusia 2, 4, dan 6 bulan. Kemudian diulangi di usia 12-15 bulan. Dan Vaksin MMR (campak, gondongan, dan campak Jerman) diberikan pada usia 12-15 bulan. Pada remaja dan dewasa Pneumococcal Polysaccharide Vaccine (PPV), dan Meningococcal Conjugate Vaccine (MCV4) dapat diberikan untuk mencegah meningitis karena pneumokokus dan meningokokus. Berkonsultasilah ke dokter untuk mendapatkan vaksin ini.
  • Pola hidup sehat juga perlu diterapkan pada anak. Berikan ia asupan bergizi seimbang, sesuia porsi yang dibutuhkan. Selain untuk mengoptimalkan pertumbuhannya juga dapat memberikan pengaruh positif pada daya tahan tubuh anak.
  • Ajak anak gemar berolahraga untuk meningkatkan kebugaran fisiknya dan atur jadwal istirahatnya.
  • Bantu anak jika sedang stres, sehingga pola hidup yang sehat ini ikut mendukung kondisi fisik dan psikologisnya agar tetap sehat.

Simak situs merawat dan mendidik anak agar menjadi orangtua yang sukses dan memiliki anak yang sehat dan patuh.