Membangun Online Shop dengan WordPress

Siapa yang tidak kenal dengan online shop? Mulai dari individu hingga perusahaan besar sudah merasakan manfaat dari online shop. Bagi para penjual dan juga distributor mereka menikmati profit yang lebih besar karena pembeli bisa datang dari mana saja di dalam negeri dan bahkan luar negeri, pergerakan barang semakin cepat dan permintaan barang semakin tinggi.

Toko-toko kecil pun merasakan efek positif yang luar biasa. Tidak peduli ukuran atau lokasi toko, dengan online shop mereka bisa menjual dan mengirimkan produk-produk yang mereka jual ke mana saja. Bahkan para pedagang dari desa-desa kecil yang akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menjual produk mereka, produk dan tempat mereka biasa menjual dan memproduksi barang dagangan mendapatkan sorotan dari seluruh negeri.

Tidak hanya pedagang saja tentunya, tapi konsumer pun sangat terbantu. Tidak perlu lagi keluar rumah untuk mencari dan membeli barang yang mereka cari, mencari barang yang sulit untuk ditemukan pun jadi lebih mudah. Online shop juga terkenal memberikan banyak promo yang bisa dimanfaatkan semua konsumer.

Jadi, jika kamu sedang menjalankan bisnis sekarang, tidak ada alasan lagi untuk tidak memiliki online shop. Untuk membuat online shop tidak terlalu sulit, di artikel ini kami akan memberikan petunjuk untuk mendapatkan online shop pertamamu.

Online Shop Di WordPress

Sebelumnya kamu perlu tahu 2 jenis dari online shop: semi dan full online shop. Website semi online shop adalah online shop tanpa plugin shopping cart, yang biasa ditemui di banyak online shop besar. Konsepnya menggunakan landing page yang dilengkapi dengan form pemesanan dan info kontal yang bisa digunakan pengunjung. Model seperti disebut dengan semi online shop.

Website seperti ini cukup sederhana. Untuk memulai kamu bisa memasukkan setidakknya 10 produk sebagai display, produk lainnya bisa ditambahkan nanti. Untuk layoutnya bisa seperti ini:

  1. Home atau halaman depan – bisa digunakan sebagai landing page atau latar belakang kenapa produk yang kamu jual layak dibeli.
  2. Info atau Tentang Kami – isi profil singkat tentang usaha kamu, intinya usaha kamu harus memiliki “wajah”.
  3. Produk – halaman ini bisa diisi dengan foto produk dan deskripsinya, dilengkapi dengan form pemesanan dan info harga jika diperlukan.
  4. Blog – mungkin kamu ingin menulis berbagai jenis artikel yang berkaitan dengan produk yang kamu jual. Blog juga bisa digunakan untuk mendukung kemudahan optimasi SEO supaya website kamu mudah ditemukan melalui Google atau mesin peramban lainnya.
  5. Cara pemesanan – cara pemesanan produk dan metode pembayarannya. Jelaskan sesingkat mungkin.
  6. Kontak – info usaha atau pribadi, alamat toko, nomor telepon yang bisa dihubungi dan sebagainya.

Untuk full toko online bisa mudah juga, cukup menggunakan plugin online shop WordPress yang sudah banyak tersedia. Setiap plugin memiliki fitur-fitur unik sendiri. Jika ada yang ditanyakan, bisa langsung ditanyakan ke komunitas setiap plugin. Ini adalah keuntungan menggunakan WordPress, komunitasnya sangat besar.

Kamu bisa menggunakan plugin seperti WooCommerce yang sudah sangat populer, atau plugin lokal seperti Lapak Instan, Cepaklakoo, dan Karatok Theme. Kebanyakan plugin toko online bersifat premium alias kamu harus membelinya dulu sebelum bisa digunakan. Jika kamu ingin toko kamu semakin menarik dan mampu bersaing dengan toko lainnya, kamu juga bisa membelinya di website yang jasa jual themes WordPress premium jika mengalami kesulitan untuk membelinya secara langsung, seperti tidak memiliki paypal atau kartu kredit.