Makin Tua, Project Pop Makin Asyik Menghibur

Project Pop di Bali

Project Pop saat menghibur penggemarnya di konser Catatan Anak Disco Vol 7, di ABC Artotel Sanur (source: Radar Bali)

Meski sudah berusia dua dasawarsa lebih semenjak kemunculannya pda tahun 1996, grup musik yang dikenal dengan lirik jenaka, Project Pop tetap menyerahkan tontonan yang menghibur untuk para penggemar ditanah air dan pecinta gudang musik. Ini terbukti walau tanpa Oon yang meninggal pada 2017 lalu dampak sakit komplikasi diabetes yang dideritanya, Udjo, Yosi, Odie, Tika, dan Gugum yang ditunjukan di panggung tetap pecah ketika mereka tampil dalam program Catatan Anak Disco yang digagas oleh Artotel di Artotel Beach Club (ABC) Sanur.

Tak tidak cukup dari seribu pemirsa yang menyaksikan aksi mereka di atas panggung yang bertempat di pinggiran pantai. Dari 12 download lagu project pop yang dibawakan, paling akrab di telinga pemirsa yang ikut berdendang bersama. Konser malam minggu tersebut paling hangat dan lumayan intim di tengah cuaca yang lumayan dingin. “Bali kok dingin banget yah kayak Bandung,” kata Udjo. “Makanya aku udah siap kerokan,” jawab Tika. Sebagai pembuka, grup musik asal kota kembang Bandung ini langsung menyapa pemirsa dengan lagu hits mereka berjudul Tu Wa Ga Pat. Tanpa diperintah, pemirsa yang telah larut langsung berdendang bersama sepanjang lagu tersebut. Di lagu kedua, tanpa basa basi, Project Pop langsung pulang menghentak dengan Dangdut Is the Music of My Country.

“Gimana bila kita dangdutan Bali,” sapa Tika langsung bernyanyi. Penonton yang muncul pun menyambut histeri lagu ini sekaligus sesekali bergoyang ikuti irama. Dalam penampilannya, nyaris semua lagu yang dibawakan adalahhits dari Project Pop. Seperti Senggol Raggae, dan tak lupa mendendangkan single teranyar mereka yang diluncurkan mula 2019 kemudian Coconut. “Kami punya lagu baru dan ini Bali banget judulnya Coconut,” ujar Tika. Selain mendendangkan lagu baru, lagu beda yang dibawakan antara beda Ku Bukan Superstar, Ini Rindu kepunyaan Farid Hardja, Madu dan Racun kepunyaan Ari Wibowo, Batal Kawin dan sejumlah lagu hits lainnya.

Salah seorang penonton, Putri, 32, menyatakan sangat mengidolakan Project Pop semenjak dia remaja. Lagu-lagu yang dibawakan, kata dia, lumayan memberikan kesan di kehidupannya tetapi dengan kemasan lirik yang jenaka. “Aku suka banget project pop. Memang dari dulu, ini seolah jadi ajang nostalgia untuk saya,” ucap wanita yang bekerja di perhotelan tersebut.