Contoh Resensi Buku Yang Baik dan Benar

Contoh bagaimana review buku? Pernahkah Anda mendengar kata “resensi”? kata resensi sering digunakan ketika seseorang berbicara tentang menerbitkan novel atau menerbitkan buku. Dalam artikel ini, kami akan membantu Anda memahami apa ulasan buku dan membahas contoh ulasan buku yang bagus.

Jika Anda mengalami langkah-langkah sulit untuk meninjau buku, maka Anda berhak mengunjungi artikel santinorice.com . karena kami memberikan beberapa contoh ulasan buku yang cukup lengkap beserta prosedur untuk tinjauan yang baik dan benar.

Seperti apa resensi buku ?

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), ulasan adalah diskusi tentang buku atau ulasan buku. Ulasan sebuah novel atau buku berisi diskusi singkat tapi jelas yang memberikan ulasan dan pendapat tentang buku atau novel yang Anda baca.

Ketika Anda meninjau buku atau novel, itu berarti Anda telah mengevaluasi kembali dan merumuskan ulang isi buku dengan pikiran Anda. Anda perlu memahami tujuan penulisan ulasan buku, atau memberikan informasi tentang buku di mana informasi tentang buku tersebut telah didiskusikan dengan publik.

Selain itu, buku merensensi juga bertujuan untuk menyampaikan sesuatu kepada pembaca tentang buku yang dibuat oleh penulis. Berikan ulasan jika buku atau novel yang Anda baca memiliki nilai lebih atau tidak ada nilainya.

Ketika Anda benar-benar mengerti tujuan dari resensi buku, maka Anda perlu tahu elemen mana yang harus Anda perhatikan ketika membaca buku atau novel.

Ada dua elemen yang harus diperhatikan ketika kita meneliti buku-buku itu, yaitu elemen intrinsik intrinsik dan tidak biasa. Elemen intrinsik yang harus dipertimbangkan adalah tema, alur, penokohan, gaya bahasa, latar dan pesan. Sedangkan elemen ekstrinsik yang harus diperhatikan adalah latar belakang penulis, pendapat tentang kehidupan penulis dan situasi sosial. Jika Anda memahami unsur-unsurnya, Anda akan merasa lebih mudah ketika Anda melihat buku atau novel lagi.

Contoh Resensi Buku Non Fiksi

Identitas Buku :

Judul Buku : Cewek Smart
Pengarang Buku : Ria Fariana
Penerbit Buku : Gema Isani
Kota Penerbitan : Kota Jakarta
Tahun Terbit : 2008
Ketebalan Buku : 200 halaman

Sinopsis Cewek Smart (Pintar)

Buku ini memang sengaja dibuat untuk membantu para remaja perempuan agar bisa menanggapi permasalahan yang sedang terjadi di sekitarnya. Buku ini juga menjelaskan mengenai bagaimana menjadi seorang perempuan yang cerdas dan mempunyai kepribadian yang baik yang sesuai dengan syariat agama Islam.

Perempuan yang cerdas berdasarkan syariat Islam adalah perempuan yang bisa memakai kecerdasannya untuk menambah keimanan pada diri dan jiwa mereka. Seorang perempuan cerdas itu tidak diukur dari seberapa tinggi nilai yang tercantum pada raportnya maupun dari seberapa baik nilai pelajaran dia di kelasnya. Namun perempuan cerdas menurut syariat Islam adalah dia yang bisa menuntaskan suatu permasalahan yang ada dalam hidupnya dengan tolak ukur dan didasari dengan rasa tanggung jawab.

Dalam buku ini terdapat isi dasar-dasar untuk menjadi perempuan yang baik dan shalihah. Tentang bagaimana sih sebenarnya cara menjadi perempuan yang cerdas dan shalihah sesuai syarita? Apa perlu seorang perempuan itu harus selalu centil?

Kita sebenarnya tidak perlu yang namanya pacaran. Semuanya berjung pada sebuah nasihat sederhana yang bisa menolong untuk menangapi sebuah permasalahan.

Buku ini mempunyai kemampuan untuk menyadarkan para remaja perempuan agar selalu bersikap dan berperilaku sesuai dengan syariat Islam. Dengan membaca isi dari buku ini, kalian jadi bisa merenungkan dan memilah mana yang memang baik untuk dilakukan dan mana yang seharusnya ditinggalkan.

Di dalam buku ini banyak terdapat kata-kata bijak, salah satu kata bijak yang paling mengena di hati saya yaitu “Islam mendorong kaum wanita untuk pintar dan cerdas agar tidak mudah dibodohi oleh siapapun.”

Contoh Resensi Buku Fiksi

Judul Novel : TUILET
Pengarang : Oben Cedric
Penerbit : Gradien Mediatama
Tahun Terbit : 2009
Tempat Terbit : Yogyakarta
Tebal : 147 Halaman

Sinopsis Tuilet

Novel Tuilet adalah novel yang bertema humor yang diciptakan untuk membawa para pembacanya agar tidak hanya membaca kisahnya namun juga akan menemukan kisah-kisah lucu seputar tokoh yang ada di dalam novel ini. Novel ini mengisahkan tentang seorang anak SMA yang tidak terlalu terkenal di kelasnya. Ia bernama Edi Wardiman. Karena Edi memiliki gaya yang terbilang culun, oleh teman-temannya ia sering dipanggil sebagai Edward Culun. Edward memilki sahabat dekat bernama Joko yang juga termasuk siswa culun. Dalam novel ini juga menceritakan seorang gadis bernama Bella, yang ternyata adalah vampir yang jatuh cinta kepada Edward karena melihat wajah Edward yang mirip dengan wajah pacarnya dulu.

Novel ini menyajikan konflik-konflik antar pemain yang diceritakan dengan lucu namun tidak mengurangi kualitas kisan dari novel tersebut, seperti Edrward yang dikhianati oleh Joko demi agar Joko bisa masuk ke kelompok siswa keren di sekolahnya, maka ia harus mengerjai Edward (sahabatnya sendiri).

Joko menjebak Edward dengan mengajaknya mengikuti lomba karya ilmiah remaja tingkat SMA. Untuk mengikuti perlombaan itu Joko mengajak Edward untuk menyamar sebagai waria di taman lawang. Lalu Bella datang ke sekolah Edward sebagai murid baru. Namun tidak ada yang mengetahui bahwa Bella adalah seorang vampir hingga ia jatuh cinta dengan Edward namun tidak bisa menjalin hubungan yang lebih karena vampir tidak boleh berhubungan dengan manusia. Novel ini merupakan kisah yang bersambung, oleh karena itu cerita atau akhir dari cerita ini menunjukkan kalau cerita masih agak sedikit menggantung.

Kelebihan Buku :
Kelebihan buku ini ada pada segi karakteristik tokoh-tokoh di dalamnya yang dapat membuat si pembaca langsung dapat memahami karakter tokoh tersebut. Novel ini juga dibumbui oleh cerita-cerita yang lucu dan jenaka yang membuat si pembaca tidak akan bosan membacanya.

Kekurangan Buku :
Pemilihan kata-kata di novel ini menggunakan bahasa serapan remaja saat ini, seperti gue, elo, dan lain-lain. Yang membuat novel ini sepertinya diciptakan khusus untuk kalangan remaja saja.
Jalan cerita pada novel ini hampir sama dengan cerita sebuah film yang berjudul “Twilight” jadi jalan ceritanya akan lebih mudah ditebak.

Sumber : contoh resensi buku